"Mencegah lebih baik dibanding Mengobati " = " Kesehatan itu Mahal "

Archive for the ‘Mata’ Category

Tips mengurangi Kerutan pada mata


Masalah di daerah seputar mata, seperti kerut-kerut tipis pada ujung luar mata, mengganggu penampilan. Kerutan pada mata membuat wajah terlihat tampak tua. Ini karena kulit di sekitar mata lebih tipis bila dibandingkan kulit wajah sebab kandungan elastin dan kolagen yang berperan melenturkan kulit lebih sedikit dibanding kulit wajah. Akibatnya muncul garis-garis atau kerut-kerut di seputar mata yang juga disebut sebagai tanda penuaan dini.

Penyebab Kerut tipis pada Ujung Luar Mata

  • Kerut halus di bagian luar atau ujung mata disebabkan oleh dehidrasi, penunaan dini, dan penuaan biologis
  • Kerut di bagian dalam pinggir mata bisa diakibatkan paparan sinar matahari yang merusak jaringan kandungan elastin dan jaringan kolagen, serta juga bisa disebabkan oleh stres yang berkepanjangan, udara dingin yang kering, dan kurang tidur

Beberapa Tips untuk perawatan

  • Gunakanlah selalu eye make up remover untuk menghilangkan kotoran dari sisa make-up di seputar mata.
  • Jangan pernah lupa untuk selalu menggunakan krim mata pagi sebelum menggunakan tata rias dan malam sebelum tidur. Lakukan pemijatan yang lembut di seputar mata. Krim mata mengandung vitamin A, vitamin E, dan asam glukolat yang sangat baik untuk mengurangi kerut-kerut di sekitar mata, selain juga mampu mendinginkan dan menghaluskan kulit di sekitar mata
  • Gunakan masker mata untuk melembabkan kulit di sekitar mata. Selain itu, masker juga melindungi mata dari sinar matahari dan mengurangi pembengkakan (kantong di bawah mata)

sumber : kompas online

Advertisements

Efek penggunaan lensa kontak secara berlebih

Lensa kontak yang tidak diseuaikan dengan ukuran mata dapat mengakibatkan berkurangnya oksigen pada mata

Demi penampilan, banyak kaum muda yang tampil gaya dengan berganti-ganti lensa kontak beraneka warna. Lensa yang awalnya digunakan sebagai alternatif bagi gangguan mata, kini mudah diaplikasikan dan dijual bebas.

Namun, studi terbaru menyimpulkan bahwa lensa kontak yang diperjualbelikan secara bebas bisa berefek buruk bagi pemakainya. Khususnya bila dibeli tanpa resep dokter.

Seperti dikutip dari Genius Beauty, lensa kontak di pasaran tidak memperhitungkan kualifikasi khusus bagi calon pemakainya. Seringkali, lensa kontak yang tidak disesuaikan dengan ukuran mata, dapat mengakibatkan berkurangnya oksigen pada mata.

“Bila mata tidak mendapat oksigen, dapat berujung pada kerusakan pembuluh darah di dalam mata dan akan bisa mengakibatkan memburuknya penglihatan,” ungkap Profesor Departemen Oftalmologi Klinis di Sekolah Kedokteran Universitas Indiana, Melanie Pickett.

Lebih buruk lagi, menurut dia, bila mata mengalami infeksi, pengguna lensa kontak dapat kehilangan penglihatan dalam waktu 24 jam. Pickett menyarankan agar tidak menggunakan lensa kontak tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

sumber : vivanews online

Makanan dan Vitamin untuk menjaga kesehatan mata

Kesehatan mata identik dengan vitamin A. Vitamin A berperan pada sel-sel retina untuk fungsi melihat terang gelap. Untuk membantu proses penyembuhan gangguan penyakit mata, bisa diatasi dengan rajin mengkonsumsi jus buah dan sayuran yang kaya vitamin A. selain vitamin A, vitamin C, lycopen, dan lutein juga sangat baik untuk menjaga sel epitel mata tetap sehat dan berfungsi dengan baik.

Dengan rajin mengkonsumsi jus buah dan sayuran yang kaya vitamin A, seperti pada buah sirsak, jeruk, tomat, pisang, belimbing, avokad, anggur, delima, apel, nanas, pir, lengkeng serta sayuran seperti bayam, kacang panjang, kangkung dan brokoli akan membantu penyembuhan proses gangguan penyakit mata.

Mata adalah panca indera manusia yang sangat penting/esensial. Dapat dibayangkan jika kita mengalami kerusakan mata atau kebutaan, kita tidak dapat menikmati dan merasakan betapa indahnya alam semesta ini. Kenyataannya kita sering lupa untuk melakukan perawatan mata, padahal seperti halnya bagian tubuh yang lain, mata mungkin saja terkena gangguan atau masalah kesehatan. Gangguan-ganguan tersebut bisa disebabkan oleh udara yang tidak bersih atau terpolusi, radiasi sinar matahari, radiasi akibat terlalu lama di depan komputer, dan gangguan-gangguan lainnya.

Gangguan kesehatan pada mata yang umum terjadi adalah penurunan fungsi penglihatan, gejala mata merah tanpa ada penurunan fungsi penglihatan, dan mata merah dengan fungsi penglihatan turun. Sampai saat ini, penyakit mata yang banyak diderita adalah katarak, glukoma, dan infeksi.

Seiring dengan meningkatnya perhatian dan pengetahuan pengaruh gizi terhadap kesehatan, khususnya kesehatan mata menyebabkan pesatnya pertumbuhan pasar terhadap produk-produk kesehatan mata. Sebagian besar produk-produk untuk kesehatan mata yang dipasarkan sekarang berbentuk suplemen. Selain senyawa antioksidan (vitamin A, C, dan E) yang sebelumnya telah diketahui dapat meningkatkan kesehatan mata, senyawa lain seperti lutein, zeaxanthin, dan astaxanthin, baru-baru ini diketahui sebagai senyawa yang dapat meningkatkan kesehatan mata.

Lutein suatu kelompok senyawa karotenoid berwarna kuning yang banyak terdapat pada sayuran berwarna hijau. Lutein terdapat di macula dan dipercaya dapat melindungi mata dari kerusakan oksidatif oleh sinar radiasi ultraviolet (UV).

Macula berada di tengah-tengah retina dan bersebelahan langsung dengan lensa mata. Macula merupakan daerah kecil yang mengandung jutaan sel yang membantu menghasilkan penglihatan yang tajam untuk membaca atau melihat obyek dengan jelas.

Senyawa karotenoid lain yang terdapat di dalam macula adalah adalah zeaxanthin, yang diketahui dapat memberikan manfaat untuk kesehatan mata.

Penelitian yang dilakukan oleh Chitchumroonchokchai dan koleganya pada tahun 2004 dari Ohio State University, menunjukkan bahwa lutein dan zeaxanthin dapat melindungi sel lensa manusia dari paparan sinar UV, yang merupakan penyebab utama terjadinya penyakit katarak. Selain itu, mereka membandingkan aktivitas antioksidan lutein dan zeaxanthin dengan vitamin E. Hasilnya menunjukkan bahwa lutein dan zeaxanthin menunjukkan aktivitas 10 kali lebih tinggi dibandingkan dengan vitamin E dalam melindungi sel lensa dari kerusakan akibat sinar ultraviolet.

Pada tahun yang sama juga dilakukan penelitian oleh Neuringer dan kolega, menujukkan kemampuan lutein dan zeaxanthin dalam meningkatkan kesehatan mata. Sedangkan pengujian pada hewan yang disponsori oleh DSM Nutritional Products Swiss, menunjukkan bahwa suplementasi atau penambahan lutein dan zeaxanthin meningkatkan aktivitas antioksidan di dalam darah.

Kelompok senyawa karotenoid lainnya yang ternyata memiliki kemampuan untuk melindungi macula dari paparan sinar UV adalah astaxanthin. Guerin et al. (2003) menyebutkan bahwa kemampuan antioksidan dan anti-inflamasi senyawa astaxanthin dapat memberikan efek perlindungan mata dari sinar UV.

Sampai saat ini aktivitas antioksidan dari senyawa lutein, zeaxanthin, dan astaxanthin memberi jawaban mekanisme terjadinya peningkatan kesehatan mata. Radikal bebas yang berasal dari sinar UV atau cemaran udara, masuk ke mata mengakibatkan terjadinya reaksi oksidasi molekul-molekul rentan pada lensa mata.

Molekul tersebut adalah protein dan lemak yang menyusun lensa mata. Efek dari oksidasi ini menyebabkan rusaknya protein atau lemak pada lensa mata. Seiring dengan bertambahnya usia dan semakin terakumulasinya tekanan radikal bebas, protein dan lemak yang rusak tersebut akan semakin besar jumlahnya. Itulah yang membuat penglihatan kabur dan lama-kelamaan menjadi buta.

Lutein, zeaxanthin, dan astaxanthin menangkapi radikal bebas (radical scavenger activity) dengan cara berikatan dengannya sebelum radikal-radikal tersebut merusak protein atau lemak lensa mata. Atau dengan kata lain lutein, zeaxanthin, dan astaxanthin dapat disebut sebagai protektor lensa mata terhadap serangan radikal bebas.

Karotenoid banyak ditemukan pada sayuran berwarna kuning-jingga seperti wortel, sayuran berwarna hijau seperti brokoli, dan buah-buahan berwarna merah dan kuning-jingga, seperti tomat, arbei, semangka, dan mangga. Jadi dengan mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan secara teratur dapat memenuhi kebutuhan lutein, zeaxanthin, dan astaxanthin setiap harinya. Selain itu efek lain mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan adalah meningkatkan asupan serat makanan yang sangat baik untuk kesehatan tubuh.

sumber ‘ Rahasia Sehat dengan Jus Buah & Sayuran’ yang ditulis oleh Budi Sutomo & dr. Gatot Ibrahim dan kamusilmiah online

Trik Simple Menjaga Kesehatan Mata


Mata merupakan indera yang sangat dibutuhkan oleh kita. Dengan mata Anda bisa melihat semuanya. Karena itu, sangat penting untuk menjaga kesehatan mata. Jangan tunggu mata bermasalah dulu baru melakukan perawatan. Apalagi, cara perawatan mata cukup mudah. Berikut beberapa tip sederhana yang bisa menjaga mata indah Anda tetap sehat.

1. Periksa teratur
Beberapa gangguan mata sama sekali tidak menimbulkan rasa sakit dan gangguan penglihatan bisa terjadi secara perlahan sehingga sulit dideteksi pada tahap awal. Karena itu, pemeriksaan mata secara teratur sangat dianjurkan. Jika dilakukan deteksi dini, penanganannya tentu jauh lebih mudah.
Selain itu, jika Anda sudah mengenakan kaca mata atau lensa kontak, jangan lupa periksa teratur paling tidak sekali setahun. Hal ini untuk memastikan kalau-kalau Anda perlu mengganti lensa Anda. Jika merasa lensa Anda sudah tidak senyaman sebelumnya, mungkin penglihatan Anda sudah berubah dan Anda perlu perbaikan. Dalam kondisi ini, periksalah ke dokter meskipun belum 1 tahun.

2. Saat bekerja di depan komputer ambil selang waktu untuk mengistrirahatkan mata
Setiap 5-10 menit sekali, jauhkan pandangan Anda dari layar komputer. Fokuslah pada satu objek yang terletak jauh dari Anda. Cara ini bisa membantu untuk menyesuaikan kembali fokus mata Anda.
Sekali-sekali, buka kemudian tutuplah mata Anda selama beberapa detik. Cara ini bisa membantu melembabkan mata dan mencegah mata kering. Selain itu, cobalah mengedipkan mata lebih sering.
Jika Anda merasa sudah tidak sanggup lagi melihat layar, istirahatlah sebentar. Jika bekerja di depan komputer, Anda dianjurkan untuk istirahat selama 10 menit per jam. Tinggalkan komputer, berjalanlah keluar ruangan dan lihatlah pemadangan yang bisa menyegarkan mata. Cara ini tidak hanya bagus untuk mata tetapi juga bagus bagi kaki dan punggung Anda.
Pastikan lampu di dekat Anda tidak terlalu terang. Jika menggunakan lampu meja, pastikan cahayanya tidak langsung ke mata Anda atau ke layar komputer Anda. Cara terbaik adalah meletakkan lampu ke samping.

3. Perhatikan makanan Anda
Pilihan makanan juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan mata. Pilihlah makanan yang kaya akan vitamin-vitamin yang bagus untuk mata khususnya vitamin A, C, B dan E. Untuk mendapatkan semua asupan vitamin ini, perbanyak konsumsi sayur dan buah, khususnya jeruk dan wortel. Selain itu, seng juga dinyatakan baik untuk kesehatan mata.

4. Perhatikan perawatan lensa kontak Anda

  • Selalu cuci tangan sebelum memasukkan atau mengeluarkan lensa.
  • Bersihkan, serta cuci lensa Anda dengan anti bakteri setelah dikeluarkan dan sebelum digunakan kembali.
  • Gunakan solution standar, solution ini pasti lebih steril dibandingkan solution yang dibuat di rumah.
  • Sering-seringlah cuci dan bersihkan tempat penyimpanan lensa Anda. Banyak orang yang betul-betul memperhatikan kebersihan lensanya tetapi mengabaikan tempat penyimpanan lensa.

5. Gunakan sunglasses yang dilengkapi dengan pelindung UV dan gunakan topi lebar sehingga bisa melindungi mata dari sinar matahari.

 

sumber : pikiran-rakyat online

Tag Cloud